Sunday, 24 April 2016

Pelukanmu



Gubung bambu istana baginya,
Perut yang selalu bernyanyi dalam hidupnya,
Walau pahit telan untuk manis,
Bersyukur kunci agar tak menangis,
Melangkah kaki …
Aku sedang memelukmu merasakan dekapan hangat tubuhmu
Menyatukan jiwa mengalirkan cinta
Tapi semua tak kulakukan

Aku Wanita



Tanpa segan kaki ini berdiri
Dihadapan cermin usang
Coba menerobos jiwa sendiri
Tanpa menghirau dingin pagi
Aku seorang wanita,

Putri Purnama ...



Putri purnama ....
Taukah kamu lamanya kumenunggu,
Suburnya mimpi ditanah haru,
Dengan terang cinta dipadang savana,
Cahaya temaram darimu putri purnama.
Adakah rasa jemu ku …
Monolog seorang wanita