Jendela Sastra
Sunday, 24 April 2016
Teluk Cinta
Sayang suamiku yang malang
Biar kamu lelaki jalang
Aku tetap berusaha sayang
Dia tak berbahaya tapi dijauhi
Dia ramah tapi tak didekati
Masihkah kau ingat saat kita berdua di teluk cinta
No comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
View mobile version
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment