Terlintas dalam benakku kenapa harus terjadi ….
Sesal … hanya percuma yang ada …..
Mulutku bungkam, mataku terpejam, tapi hatiku
berkeliaran tanpa arah …
Aku hanya terbawa malam dalam pelukan gelap …
sendiri dan sendiri …
BANGSAT
…………
tapi percuma aku berteriak …. tak ada yang mendengar …
Emosi sendiri … kayak orang gila … yang lari dikejar
mimpi tanpa ujung …
“ Dinikmati saja … “ itu katamu …
“ Ya bersyukurlah … “ itu ocehanmu ... tapi mau gimana lagi,
Sang camar sudah tertembak …
Sakit rasanya ….
tapi harapan mulai ada walau hanya setetes yang keluar …
Kenangan dan banyak kenangan bermunculan .. itulah
hidup … kalau gak mau …
MATI
SAJA …………
Puing sudah berserakan … hati sudah pecah terbelah …
haruskah aku lari …
LICIK
KAMU … bukan jantan
katanya …
Hening mulai tersibak dan renungan mencapai klimaks
… mataku tajam tersirat …
Memecah keputusasaan yang ada dalam otak …. tertatih
melangkah maju ke depan …
Menatap, melihat, dan merasakan pelukan peraduan …
akhir cerita belum selesai …
To
be continue … katanya … hemmmm …
Bait perbait di pikiran mulai terselesaikan walaupun
tanpa kedamaian …
Tapi aku lega, masih ada yang mau dengar ….
Cerita konyol yang aku alami …. itu semua akan
berakhir … pasti …
Tapi bukan aku yang mengakhiri ….
Sebatang rokok … secangkir teh hangat menemaniku
menulis cerita ini ….
Di pintu gelap dengan cahaya lampu sorot yang
terpancar …. Malam ini …..
Bruuaaak …… Bruuaaak … kucing lompat dari atap …
memecah konsentrasiku ….
FUCK
!!!! kucing gila … kayak orangnya kaleeee …..
dalam hatiku berkata …
Haruskah aku bersikap lebih bijak … berkata lebih
pantas untuk didengar …
Cari Solusinya GOBLOK
…. mana nyalimu yang dulu … mana taringmu ….
Dan mana otot-ototmu yang dulu … aku diam dan diam
lagi …..
To
be continue …
Mbah@_09122012
No comments:
Post a Comment