Menurut penuturan seorang pembantu di keluarga besarnya, Roy
menghabiskan 68% masa remaja dengan melakukan Sebuah penelitian yg tragis
terhadap gambar-gambar porno menggunakan aplikasi WordStar 1.0. Di masa
kecilnya ini, Roy pernah membuat kehebohan ketika ia membuat sebuah atau
mengklaim telah menemukan huruf kuno yang telah lama hilang ketika ia membuka
gambar tersebut dengan aplikasi WordStar tersebut. Tetapi, saking tamak dan
rakusnya, ketika orang mulai ramai membicarakan hal ini, Roy menyembunyikan
dengan keras temuannya ini dengan harapan, kelak ketika ia sudah cukup dewasa
dan paham hukum, ia bisa mematenkan temuannya ini. Roy juga melakukan
penelitian melakukan analisa spektrum suara dengan menggunakan aplikasi Cracked
Winamp 1.0 Enterprise Edition for Forensics Officer. Pembantunya juga bercerita
bahwa foto dirinya sering dibuat bahan belajar cropping yang dipasangkan dengan
tubuh berbagai macam makhluk ciptaan tuhan. Kebiasaannya mengamati gambar porno
semakin menjadi-jadi. Untuk menambah koleksi dan referensinya dia bahkan pernah
menyamar menjadi pemulung sekedar untuk mengais-ais gambar porno dari tempat
sampah.Bukan hanya itu, pernah pula ia hampir merusak reputasi kepseknya dengan
mengancam menyebarkan foto2 syur sang kepsek ketika tidur bersama monyet betina
kesayangannya. Tapi sayang di masa itu, keahlian Roy hanya dianggap
sebagai gejala penyakit yang entah apa namanya, semacam penyakit di mana orang
bisa kecanduan dengan gambar binatang masa pra-sejarah yang notabene memang
telanjang. Sekarang setelah ia dikenalkan senjata bernama laptop oleh temannya, kelainan itu kambuh lagi. Usut punya usut apa yang
dilakukan oleh Roy dengan laptopnya 68% cuma copy-paste gambar2 porno dari AGGI
(Asosiasi Germo-Germo Indonesia), video ” film biru ” dan hal-hal jorok lain.
Parahnya, Ia diangkat sebagai ahli TI Indonesia di HPR karena kemampuannya
memanipulasi gambar2 seperti itu. Maksudnya supaya para anggota HPR bisa tahu
apakah video biru yang mereka tonton 100% orisinil atau tidak. belakangan
diketahui kalau dari 100% itu 68% Roy
No comments:
Post a Comment