Derap langkah sang pendaki .....
Perlahan menapak dengan langkah penuh asa dan harapan, sorot sinar matahari menyengat mengiringi jalan terjal dan berbatu ....
Langkah yang penuh makna dibalik indah panorama meretaskan penat dan
rasa capek yang menggeliat. Tiupan angin seakan merubah suasana yang tak
bersahabat dan berganti dingin. Beban dipundak serta baju yang sudah
mulai bau dan lusuh karena keringat menambah semangat baru untuk meraih
tujuan. Lelah mulai menghampiri, langkah mulai terhenti ...
Tenggakkan air mineral mengisi kerongkongan dan sedikit bekal untuk
perut yang keroncongan. Selang beberapa menit berlalu terlihat sosok
gontai berjalan menghampiri ... " masih jauh jalan ke puncak ... " duduk
ia bersandar mendampingi ... dan mulai membuka bungkusan bekal yang
dibawanya .... hari sudah mulai gelap, tongkat tenda mulai tertancap
satu persatu ... hawa dingin serta kabut mulai turun di balik bukit ....
lampu charge dan api unggun mengiri kehangatan gurauan dan canda tawa
para sahabat ... " besok kita lanjutkan lagi perjalanan ...." dingin
malam mulai menusuk, kabut semakin turun menghampiri dan menyelimuti,
semakin tak terlihat bayangan tenda yang nampak dari kejauhan. Terang
sinar cahaya menggantikan kabut tebal serta hawa dingin muncul ...
pertanda pergantian hari ... lelap terbawa angan akan indahnnya
perjalanan menuju puncak keabadian ... secangkir susu hangat tersaji di
gelas nesting, menghangatkan suasana pagi yang indah ... temaram
terlihat dari kejauhan suasana indah diatas sana ... takjub melihat
kebesaran mu akan indah alam ini ... " ayo kita lekas berkemas ...
mumpung hari masih pagi ..." carrier sudah terpacking dengan rapi dan
bersarang dipunggung, langkah kaki mulai menapak ... berjalan menyusuri
belantara perbukitan ... nampak jelas tebing tinggi didepan mata ...
paku phyton yang terlilit carmantel menancap di punggung tebing ....
beberapa menit kemudian tapal batas ketinggian terlihat jelas 2.500 mdpl
telah terlampaui ... dengan nafas tak beraturan tenggakkan air mineral
pun mengucur di tenggorokan ...
Nampak disana terlihat hijau ..... indah bunga edelweis memberi suasana
baru akan kehidupan ... bagai terbang di atas awang-awang ...
Sedikit lagi perjalanan, " kemasi peralatan ... ayo kita lanjutkan lagi ....
Jiwa, raga, serta nafsu tertahan melihat pemandangan eksotik nan indah
tak terucap ... lelah dan penat seakan terbayarkan ... mereka berlarian
... menancapkan sang saka diantara bebatuan ... inikah puncak yang
dimaksud ... inikah perjuangan yang melelahkan ... dan inikah akhir
perjalanan .... kenikmatan, canda tawa, tangis haru dan kepuasan batin
... lebur jadi satu menjadi keabadian ... catatan sang pendaki ...
mbah
24/07/2014
No comments:
Post a Comment