Jendela Sastra
Monday, 25 April 2016
Waktu kecilku.. …
Engkau bagaikan matahari dimalam hari
Kerinduan Gerimis bertaut membasahi tubuh
Rinainya jatuh menjadi tangisan dimataku
Rasa ini membeku…
Membatu mengingat kisah lalu
Saatku lincah nan lugu,
Waktu kecilku.. …
Nostalgia
Nostalgia sedikit aroma sendu dan secangkir kopi pahit manis dan pahit bertaut
Menjelma dusta mengulur asmara yang sempat terbaca walau tak pernah
Cinta yang hilang
Hujan sederas ini kemana kau pergi ? Tak seperti biasa kudengar suaraku sendiri,
Bisik yang entah menyampaikan apa,
Percakapan aku dan diriku …
Merelakan Engkau bagaikan kutu didalam hati ...
Menggerogoti merahnya warna darah ...
Perpisahan
Kami sedih melepasmu pergi, tapi kamipun tak kuasa tuk menahanmu tuk tidak pergi…
Yang tersisa kini hanyalah kehampaan, …
Juni Menangis Aku menangis, Anak-anakku pun menangis…
Tat kala perpisahan terjadi, Tat kala kesedihan mendera…
Kami semua menangis… Do’a dan harap pun menjemput rasa… …
Newer Posts
Older Posts
Home
Subscribe to:
Comments (Atom)