Jendela Sastra
Sunday, 24 April 2016
Bentangan Langit
Dari bentangan langit
Dari bentangan yang semu,
Kemarau itu,
Datang kepadamu
Tumbuh perlahan ...
Berhembus amat panjang
Menyapu lautan.
Anganku Kembali
Langit di kaca jendela
Bergoyang terarah
Ke mana wajah di kaca jendela yang dahulu
Juga mengecil dalam pesona
Pendaki
Para Peminum di lereng lereng
Para peminum mendaki gunung
Mabuk kadang mereka terpeleset jatuh dan mendaki lagi memetik bulan
Di puncak kenikmatan
Newer Posts
Older Posts
Home
Subscribe to:
Posts (Atom)