Jendela Sastra
Sunday, 24 April 2016
Jika
Suatu hari nanti, aku tak sanggup lagi.
Tapi dalam bait-bait sajak ini
Kau telah hembuskan nafas imagi
Jika suatu hari nanti, …
Menunggumu
Tertawa dan menungguiku kembali lagi
Menatapnya sekilas kukatakan kepadanya,
Kepada bebatuan itu bahwa …
Aku menunggumu di kota tua mimpi
Sekedar mencari penghiburan yang asing
Tentang serasau cerita yang kuanggap selalu ada tanpa jeda dan muncul …
Lukaku
Cahaya bulan membenamkan kembali
Ingatanku tentangmu di rongga dadaku yang perih
Beberapa puisi kembali seperti buih menggenang di aliran darahku yang saga …
Kulalui kelokan jalan bebatuan
Tempat dimana darahku yang tercecer
Newer Posts
Older Posts
Home
Subscribe to:
Posts (Atom)